PORTAL RT PERTAMA DI BATAM

Archive for Juni 2008

Pasokan Habis, Pangkalan RT 4 Cendana Jual Minyak Tanah Subsidi Warga Rp 3 Ribu/Liter

CENDANABATAM– Ini sungguh keterlaluan. Saat semua harga kebutuhan pokok melambung, pemilik pangkalan minyak tanah (Mitan) di RT 4/RW 23 Perumahan Cendana, menjual minyak tanah bersubsidi untuk warga dengan harga Rp 3.000 perliter. Ini ironis, sebab sesuai Surat Edaran Wali Kota Batam, harga yang ditetapkan hanya Rp 2.850/liter.

Selain harga, rupanya sudah tiga hari ini persedian minyak pangkalan RT 4 habis. Pemilik pangkalan saat ditanya mengaku, jatah minyak mereka baru dipasok pada tanggal 11 Juni 2008.

Menanggapi masalah ini, bendahara RT 4 Perumahan Cendana, Edy Surbakti mengaku terkejut atas laporan tersebut. Begitu juga mantan sekretaris RT 4, Bris Sukarni. Mereka kecewa dan meminta Ketua RT 4 Cendana, Sugeng Riyanto ‘membahas’ temuan ini dengan warga.

“Masalah ini harus segera dicarikan jalan keluarnya. RT harus rapat,” sebut Edy surbakti, Minggu, 8/6/2008 di lorong I RT 4/RW 23.

Selain persoalan harga, masalah lain yang perlu dibahas adalah masalah pasokan. Menurut Edy, jatah minyak subsidi warga sekitar pangkalan, tidak boleh dijual kepada pembeli yang tidak memiliki kartu kendali.

“Itukan minyak subsidi untuk rumah tangga. Yang beli tentu warga sekitar pangkalan yang memiliki kartu kendali. Diluar itu, mestinya dibuatkan kesepakatan dengan warga,” sebut Edy.

Lain Edy, lain pula dengan Bris Sukarni. Ia minta Ketua Rt 4 Sugeng Riyanto ‘mengaudit’ jumlah pasokan minyak agen ke pangkalan RT 4. Jawaban pemilik pangkalan harus disampaikan ketua RT kepada warga.

” Lha Kok bisa jatah minyak warga cepat habis. Wilayah kerja pangkalan itukan ada. Warga sini pun saya rasa tidak semuanya menggunakan minyak tanah. Kalau kurang, minyaknya disalurkan kemana,” tanya Bris

Sesuai surat Edaran wali Kota Batam, harga mitan untuk pangkalan dibandrol Rp 2.850 perliter. Setiap Pangkalan di 8 wilayah kecamatan dalam kota, dilarang menjual dengan harga lebih. Pangkalan yang melanggar, janji Kadisperindag Kota Batam, Ahmad Hijazi akan ditegur bahkan diberi sanksi.

“Setiap liter minyak yang dijual oleh pangkalan, sudah kita kasih untung Rp 150/liter. Biaya transport mereka pun sudah kita tanggung. Kalau dijual dengan harga lebih itu sudah pelanggaran. Setiap pelanggaran yang berulang, sanksinya izin pangkalan mereka bisa dicabut,” ucap hijaji sebagaimana dikutip situs http://www.cendanabatam.worddpress.com dari portal Tribun Batam, Sijori Mandiri dan Batam Pos(*)


Juni 2008
S S R K J S M
« Apr    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30