PORTAL RT PERTAMA DI BATAM

Lurah Belian: Warga Yang Kompak Dapat Dilihat Dari Kondisi Lingkungan Tempat Tinggal Mereka

Posted on: Januari 16, 2008

azlan-mastar.jpgCENDANA: Kompak atau tidaknya warga dilingkungan Rukun Tetangga atau Rukun Wilayah, tercermin dari kondisi lingkungan tempat mereka tinggal . Jika suatu kawasan perumahan itu kotor,  kekompakan warganya patut dipertanyakan.

Hal tersebut,  diungkapkan oleh Lurah Kelurahan Belian, Drs Azlan Mastar pada saat menghadiri acara penyambutan malam tahun baru islam 1429 Hijriah di masjid Jama’atul Huda, RW 23 Kelurahan Belian. 

” Selaku lurah, tugas saya mengkoordinir warga dilingkungan RT dan RW. Pengalaman saya sejak diangkat menjadi lurah di beberapa tempat,  untuk melihat warga yang kompak itu gampang sekali. Tengok saja parit, jalan atau kondisi lingkungan tempat tinggal mereka. Bila kotor, tandanya  warga disitu kurang kompak.  Logikanya sederhana saja. Kalau kompak, pasti warganya mudah diajak gotong royong,”  sebutnya di depan sejumlah pengurus masjid Jama’atul Huda dan Ketua RT se kawasan RW 23 Perumahan Cendana.

 Menurut Azlan, menjadi ketua RT/RW di satu kawasan pemukiman, bukanlah pekerjaan mudah atau gampang. Setiap orang lanjutnya, memang berhak ditunjuk menjadi pemimpin, tapi pada jaman seperti sekarang ini, menjadi pemimpin bukan lagi pekerjaan yang mudah.

“Selama ini banyak orang yang ingin menjadi Ketua RT atau RW. Mereka kadangkala gontok-gontokan. Tapi, setelah menjabat, tak satupun program kerjanya bisa diwujudkan. Contoh terkecil saja, mengkoordinir warga untuk melakukan Goro. Ada yang sanggup mengajak warganya keluar rumah tapi ada pula yang tidak mampu sama sekali. Inikan dilematis,” sebutnya.

Kendati demikian Azlan mengakui juga prihatin atas budaya dan partisipasi warga yang cenderung bersifat sok acuh alias cuek.  Misalnya saat diajak gotong royong . Imbauan bahkan surat undangan Goro yang disampaikan Ketua RW/RT bahkan lurah mereka pun, kadang di acuhkan.

“Sebenarnya Goro itu tidak hanya berfungsi untuk  bersih-bersih . Filosofinya, goro adalah sarana membangun hubungan sosial. Atas nama lurah, saya imbau warga di kelurahan belian dapat memperhatikan kebersihan lingkungan. Minimal tempat tinggal kita masing-masing,” tutupnya (*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: