PORTAL RT PERTAMA DI BATAM

Tim Terpadu Tertibkan Reklame Bodong

Posted on: Desember 6, 2007

img_1679.JPGBATAM : Ratusan aparat yang terdiri dari anggota satuan polisi pamong praja, TNI AL, Brimob dan anggota kepolisian Poltabes Barelang, yang tergabung dalam keanggotaan tim terpadu kota Batam,  Kamis, (6/12) menyisir satu persatu papan reklame, bilboard dan plang nama toko yang diduga tidak memiliki izin pemasangan dan bodong.

Tindakan eksekusi yang dilakukan aparat tersebut, bukan untuk menakut-nakuti warga tetapi memberikan penyadaran kepada setiap pemilik papan nama, billboard dan plang nama toko, melunasi kewajibannya sebelum memasang iklan di area publik. Ketentuan tersebut, sebelumnya telah diatur pemerintah kota Batam di dalam Perda Nomor 15 tahun 2001.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Penetapan Dinas Pendapatan Daerah Kota Batam, Gustian Riau, SE, pada pelaksanaan kegiatan penertiban yang mereka lakukan kemarin, di wilayah Nagoya dan Bengkong, aparat menemukan 7 billboard ukuran besar dan 26 papan nama yang tak memiliki izin dan izinnya mati.

“Diantara papan reklame yang kita tertibkan adalah papan iklan perusahaan handphone nokia, dan reklame produk rokok lucky strike yang dipasang bersamaan dengan papan nama salah satu kedai kopi di Nagoya,” terangya.

img_1642.jpgSementara itu, di daerah Batu Aji dan Sekupang, lanjut Gustian, aparat juga menemukan sedikitnya 18 papan nama dengan bentuk atau jenis kesalahan yang sama. Beberapa reklame yang diturunkan aparat, kondisi fisiknya, ada yang membahayakan keselamatan para pengguna jalan.  

” Setelah kita total, pada penertiban kemarin kita menemukan sedikitnya 51 buah papan nama, billboard dan plang nama toko yang tidak mengantongi izin, atau izinnya mati. Semua barang bukti kita sita, dan pemiliknya akan dikenai sanksi tindak pidana ringan, dengan ancaman 3 bulan kurungan, atau membayar denda Rp 5  juta,” ungkap Gustian Riau.

Pada tahun 2007, Dinas Pendapatan Daerah tercatat sudah 2 kali menertibkan papan reklame yang tidak memiliki izin pada semua wilayah kecamatan di Pulau Batam.

Rencananya, tahun 2008 porsi penertiban  akan ditambah menjadi 4 kali dalam setahun. Langka tersebut sekaligus untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak/retribusi  reklame, yang pada pembahasan RAPBD 2008, penerimaan daerah  di naikkan  dari angka Rp3,5 Miliar menjadi Rp 4,5 miliar, mulai Januari tahun depan. (*)

1 Response to "Tim Terpadu Tertibkan Reklame Bodong"

Mari tertibkan papan reklame. Buat peraturan yang jelas untuk pemasangan reklame agar reklame mempercantik bukan menambah semrawut kota.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: